Assalamualikum Wr.Wb
Pada kesempatan kali ini saya Natasya Rahmadani, akan menjelaskan bagaimana cara kita untuk menyanyangi diri sendiri.
Kalau Bukan Kamu Yang Menyanyangi Dirimu Siapa Lagi ?
Setiap orang pasti punya cara tersendiri untuk memahami, menerima dan menyayangi diri sendiri. Arti dari kata memahami itu sendiri adalah mengerti (benar),mengetahui benar, jadi memahami diri kita sendiri bermakna memahami dengan benar bagaimana diri kita. Pada blog ini saya menyuguhkan informasi tentang cara memahami, menyanyangi dan menerima diri. Berikut tips mencintai diri sendiri :
1. Pertama kenali kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kita.
Kita harus paham bakat dan minat kita, karena dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan, kita akan lebih paham dengan diri sendiri. Dengan kelebihan kita akan berusaha untuk terus mengasah kelebihan kita agar lebih baik dan menjadikan kelebihan tersebut sebagai motivasi diri, dengan kekurangan kita sebaiknya kita harus belajar bagaimana agar kekurangan kita bisa kita rubah, meskipun terlihat sulit. Kekurangan dapat kita jadikan sebagai semangat pada diri kita untuk terus belajar menjadi lebih baik.
2. Berikan waktu tersendiri untuk dirimu, atau yang biasa disebut dengan me-time.
Yang dapat dilakukan antara lain dengan memanjakan dirimu seperti melakukan hal-hal yang disukai, refreshing atau berjalan-jalan, melakukan hobi ataupun lainnya. Memberi waktu tersendiri bagi diri kita itu penting dengan waktu itu diri kita bisa beristirahat sejenak setelah melakukan banyak hal. Dengan cara tersebut tubuh kita akan merasa rileks, lebih baik, dan merasa lebih tenang. Misalnya, kita telah banyak mengerjakan pekerjaan dalam waktu satu minggu ini, berilah waktu satu hari untuk tubuhmu beristirahat, melakukan apapun yang kamu inginkan, melakukan apapun yang membuat tenang dan rileks dan jangan memikirkan pekerjaan mu dulu atau hal-hal lain yang membuatmu pusing. Hal ini sangat penting bagi diri/tubuh kita, kita harus meluangkan waktu dengan baik, seperti luangkan waktu istirahat, minimal dengan tidur yang berkualitas. Manusia bekerja untuk dibayar, bersekolah untuk mendapat ilmu, begitu juga dengan diri anda yang menginginkan bayaran atas apa yang telah dilakukan.
3. Beri apresiasi bagi diri kita sendiri.
Misalnya setelah mengeejakan pekerjaan A saya akan membeli coklat untuk saya, atau saya boleh main game selepas pekejaan A selesai, atupun sebagainya. Dengan memberikan apresiasi kecil pada diri kita membuat kita menjadi lebih bersemangat melalukan tugas atau pekerjaan yang dibebankan kepada kita.
4. Berusaha menerima diri kita apa adanya.
Berusahalah berdamai dengan diri kita. Dengan berusaha menerima diri kita akan menjadi lebih baik, meskipun banyak sekali menginginkan menjadi seorang yang sempurna tanpa suatu kekurangannamun semua itu hampir mustahil. Karena setiap orang biasanya di beri kekurang dan kelebihan.
5. Selalu berusaha bersyukur
Selalu bersukur dengan apa yang kita miliki sekarang, selalu bersyukur dengan apa yang diberikan Sang Pencipta kepada kita, dengan selalu bersyukur bisa membuat kita meminimalisir sifat iri terhadap orang lain.
6. Berhenti menjadi seperti orang lain.
Jika ingin mencintai diri sendiri jangan berusaha menjadi seperti orang lain, karena itu hanya malah membuat anda tidak tahu siapa dan bagaimana diri anda sebenarnya. Percayalah ada diri anda sendiri bahwa anda bisa melakukan, bisa menjadi yang terbaik sesuai cara anda tanpa mengubah diri anda menjadi seperti orang lain.
7. Maafkan diri anda.
Seringkali kita melakukan kesalahan pada banyak hal. Namun, percayalah kesempurnaan bukan milik kita. Memaafkan diri sendiri mungkin hal yang cukup sulit karena kita sedang berperang melawan diri sendiri, namun dengan memaafkan diri kita sendiri kita akan jauh lebih tenang dan berusaha melakukan hal lebih baik dikemudian hari agar tidak melakukan hal yang sama.
Uraian diatas merupakan salah satu contoh bagaimana cara untuk menyanyangi diri kita memahami diri dan menerima diri kita apa adanya. Sayangilah dirimu jangan sampai tubuhmu sakit, karena jika bukan kamu sendiri siapa lagi?
Sekian
Wassalamualaikum Wr.Wb
Komentar
Posting Komentar